Sifat Utama Orang-orang yang Bertaqwa



Sifat Utama Orang-orang yang Bertaqwa

Faedah Ilmiah yang Berserakan (18)

Oleh :
Ust. Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc.
_hafizhahullah_
@abu.faizah03

Sebagian orang mengira dirinya telah bertaqwa kepada Allah -Azza wa Jalla-. Namun jika anda memperhatikan kesehariannya, maka ia tidak berusaha menjaga diri dari maksiat!!

Akankah orang seperti ini dianggap sebagai "orang yang bertaqwa"?

Orang bertaqwa dikenal dengan jauhnya ia dari dosa-dosa, laksana orang yang berjalan di suatu jalan yang becek dan berlumpur, maka ia pasti menjauhinya dan berhati-hati agar jangan terjatuh padanya.

Dari Mukhollad bin Husain dari Hisyam bin Hassan -rahimahullah-, ia berkata,
"Aku pernah berjalan di belakang Al-Alaa' bin Ziyad Al-Adawiy. Aku pun menghindari lumpur".

Ia (Mukhollad) berkata, "Kemudian ada seseorang yang mendorong Hisyam. Lantaran itu, kakinya jatuh dalam lumpur dan tercebur ke dalamnya.

Tatkala ia (Al-Alaa') sampai ke pintu, maka beliau pun berdiri seraya berkata,
"Kamu telah lihat (kejadian tadi) wahai Hisyam?"

Aku (Hisyam) katakan, "Ya"

Beliau (Al-Alaa' bin Ziyad Al-Adawiy) berkata,
كَذَلِكَ الْمَرْءُ الْمُسْلِمُ يَتَوَقَّى الذُّنُوْبَ، فَإِذَا وَقَعَ فِيْهَا، خَاضَهَا
"Demikianlah halnya seorang muslim menghindari dosa. Jika jatuh ke dalam dosa-dosa, maka ia akan tercebur ke dalamnya".
[HR. Abu Nu'aim Al-Ashbahaniy dalam Hilyah Al-Auliya' (2/244-245), Abul Hajjaj Al-Mizziy dalam Tahdzibul Kamal (22/501)]

Ini adalah gambaran sifat orang-orang yang bertaqwa. Ia selalu berusaha menjaga kebersihan dirinya dari noda-noda dosa dan maksiat yang akan merusak jiwa dan raganya.

Ketahuilah, jika manusia menjauh darimu saat engkau jatuh dalam lumpur, maka demikian pula saat engkau jatuh dalam dosa dan maksiat yang menodai dirimu, maka manusia akan membenci dan menjauhimu.

Di dalam nasihat ini, Al-Alaa’ bin Ziyad _rahimahullah_ mengisyaratkan bahwa jika seseorang jatuh dalam dosa, maka ia akan larut dan terlena di dalamnnya.

Oleh karena itu, seorang mukmin jangan meremehkan dosa! Sebab, bila ia jatuh di dalamnya, dan ia terlena, maka itu adalah tanda kebinasaan baginya.

……………………………………..

Sumber Faedah :
* Kami nukilkan faedah ini dari Kitab "Thoro'iful Atqiyaa' min Kitabi Hilyatil Awliya'".

Komentar