Perumpamaan Orang yang tak Khusyu'
dalam Sholatnya
Faedah Ilmiah yang Berserakan (21)
oleh :
Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah, Lc.
–hafizhahullah-
–hafizhahullah-
Sebagian orang kadang susah baginya untuk khusyu'
dalam sholatnya, karena ia tidak menghadirkan perasaan butuh kepada sholat itu
sendiri beserta manfaat dan keutamaannya, sehingga ia pun memandang sholat
sebagai sesuatu yang tidak begitu berharga.
Kebanyakan orang tidak memperhatikan hal seperti ini dan terus lalai dalam sholatnya. Namun apabila seseorang masih merasakan kegelisahan saat ia merasakan hilangnya rasa khusyu' dari hatinya, maka ini adalah tanda kebaikan baginya. Apalagi jika ia mencari solusi untuk keluar dari kelalaiannya.
Ubaid Al-Adawiy -rahimahullah-
berkata,
قلْتُ لِلْعَلاَءِ بْنِ زِيَادٍ
: إِذَا صَلَّيْتُ وَحْدِيْ لَمْ أَعْقِلْ صَلاَتِيْ، قال: أَبْشِرْ، فَإِنَّ هَذَا
عَلَمُ الْخَيْرِ، أَمَا رَأَيْتَ اللُّصُوْصِ إِذَا مَرُّوْا بِالْبَيْتِ الْخَرِبِ
لَمْ يَلْوُوْا عَلَيْهِ، وَإِذَا مَرُّوْا بِالْبَيْتِ الَّذِيْ رَأَوْا فِيْهِ
الْمَتَاعَ زَاوَلُوْهُ حَتَّى يُصِيْبُوْا مِنْهُ شَيْئًا
"Aku katakan kepada Al-Alaa' bin Ziyad,
"Jika
aku sholat sendirian, maka aku tidak memahami sholatku (yakni, lalai)?"
Dia (Al-Alaa' bin Ziyad) berkata,
Dia (Al-Alaa' bin Ziyad) berkata,
"Bergembiralah, karena ini adalah
tanda kebaikan. Tidakkah engkau melihat si pencuri, jika mereka melewati sebuah
rumah roboh, maka mereka tidak menoleh kepadanya. Bila mereka melewati rumah
yang mereka lihat di dalamnya terdapat barang, maka mereka menjarahnya sampai
mereka mendapatkan sesuatu (berupa barang berharga) darinya".
[HR. Ahmad dalam Az-Zuhd (hal. 255), dan
Abu Nu'aim Al-Ashbahaniy dalam Al-Hilyah (2/245)]
Seseorang yang masih melihat ada nilai yang amat
berharga di dalam ibadah sholatnya, maka ia pasti berusaha mencari jalan agar
ia meraih khusyu’ dalam sholatnya. Sebab, khusyu’ ibarat roh bagi sholat
seorang hamba.
Bila seorang hamba kehilangan rasa khusyu’ dalam
sholatnya, maka ketahuilah bahwa sholatnya ibarat rumah kosong yang tiada
bernilai, atau jasad yang tiada bernyawa.
• Catatan :
Al-Alaa' bin Ziyad bin Mathor Al-Adawiy Abu Nashr Al-Bashriy -rahimahullah- adalah seorang tabi'in tsiqoh yang wafat pada 194 H, di Negeri Syam
Al-Alaa' bin Ziyad bin Mathor Al-Adawiy Abu Nashr Al-Bashriy -rahimahullah- adalah seorang tabi'in tsiqoh yang wafat pada 194 H, di Negeri Syam
Demikian faedah ini kami petik dari kitab "Thoro'iful
Atqiyaa' min Kitab Hilyatil Awliyaa'".
.......................................
Artikel ini diedit ulang, 22 Romadhon 1439 H yang bertepatan dengan 7 Juni 2018, di Masjid Al-Ihsan, Ponpes Al-Ihsan Gowa, Jalan Likukang, Kel. Bontomanai, Kec. Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan.


Komentar
Posting Komentar