“Dunia itu Tiada Bernilai”



Dunia itu Tiada Bernilai”
Faedah Ilmiah yang Berserakan (14)

Oleh :
Ust. Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc.
_hafizhahullah_
@abu.faizah03



Dunia jika ingin dihargai dengan kenikmatan surga, maka dunia amat sedikit nilai dan harganya.

Karena itu, belilah dan bebaskan dirimu dengan ibadah dan ketaatan kepada Allah -Azza wa Jalla-.

Ibnus Sammak Al-Ijliy Al-Kufiy (wafat 190 H) _rahimahullah_ berkata,
الدُّنْيَا كُلُّهَا قَلِيْلٌ، وَالَّذِي بَقِيَ مِنْهَا قَلِيْلٌ، وَالَّذِي لَكَ مِنَ البَاقِي قَلِيْلٌ، وَلَمْ يَبْقَ مِنْ قَلِيْلِكَ إِلاَّ قَلِيْلٌ، وَقَدْ أَصْبَحتَ فِي دَارِ العَزَاءِ، وَغَداً تَصِيْرُ إِلَى دَارِ الجَزَاءِ، فَاشْتَرِ نَفْسَكَ، لَعَلَّكَ تَنجُو
"Dunia seluruhnya adalah sedikit. Sesuatu yang tersisa dari dunia adalah sedikit. Sesuatu yang kamu miliki dari yang tersisa adalah sedikit. Tidak lagi tersisa dari yang sedikit kau miliki, kecuali sedikit. Kamu telah berada di negeri (yang penuh) kesusahan, dan esok kamu akan menuju negeri pembalasan. Karenanya, belilah dirimu, semoga saja kamu bisa selamat". [Lihat Siyar A'lam An-Nubala' (8/330), karya Al-Imam Al-Hafizh Abu Abdillah Adz-Dzahabiy, cet. Mu’assasah Ar-Risalah]

Dunia yang melalaikan dari Allah dan hari perjumpaan dengan-Nya, nilainya memang sedikit, bahkan tiada bernilai. Karena, sesuatu yang melalaikan kita dari mempersiapkan bekal ke negeri akhirat merupakan perkara yang membawa petaka dan penyesalan di hari akhir.

Lantaran itu, janganlah engkau congkak karena di tanganmu ada dunia yang melalaikanmu dan menjauhkanmu dari mengingat Allah dan hari akhir. Semua itu hanyalah semu dan sementara, dan di hari esok ia akan menjadi musibah dan kesusahan yang akan engkau pertanggungjawabkan di hadapan Allah _azza wa jalla_.

Link Artikel :
http://alihsanku.blogspot.com/2018/06/dunia-itu-tiada-bernilai.html

Komentar